SUARA INDONESIA, JEMBER - Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menghadiri Wisuda ke-XXVII Universitas Islam Jember (UIJ) di Gedung New Sari Utama, Kecamatan Kaliwates, Jember, Jawa Timur, Sabtu (31/5/2025).
Dalam pidatonya, ia berpesan agar para wisudawan mampu menjadi agen perubahan sosial dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.
"Semoga ilmu yang diterima di kampus ini nantinya menjadi lentera bagi banyak jiwa," kata pria yang akrab disapa Gus Ipul itu di hadapan ratusan wisudawan.
Gus Ipul menekankan, perubahan tidak datang dari mereka yang menunggu, melainkan dari mereka yang berani mengambil langkah pertama.
"Dan hari ini, langkah itu dimulai dari kampus kita, Universitas Islam Jember. Saya percaya, di tangan para wisudawan, kemiskinan bukanlah takdir, melainkan tantangan yang bisa dikalahkan," ujarnya.
Rektor UIJ, Ahmad Halid, turut menyampaikan bahwa lulusan UIJ harus memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar, sekaligus menjunjung nilai-nilai keislaman yang moderat.
"Lulusan UIJ harus memahami ilmu pengetahuan dan teknologi, berjiwa wirausaha, serta memiliki karakter Ahlusunah wal Jamaah," ujarnya.
Holid menggambarkan harapannya melalui analogi seekor lebah dalam hadis Nabi, yang menghasilkan madu dengan berbagai warna dan kandungan yang menyembuhkan.
"Dari gambaran seekor lebah itu, kami berharap lulusan UIJ, dengan latar keilmuan yang beragam, dapat menjadi seperti madu. Bermanfaat, menyembuhkan, dan memberi terang bagi kehidupan," pungkasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Fathur Rozi |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi