SUARA INDONESIA JEMBER

BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi Dorong Perlindungan Pekerja Konstruksi

Muhammad Nurul Yaqin - 04 June 2026 | 10:06
News BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi Dorong Perlindungan Pekerja Konstruksi
BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi terus mendorong perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sektor konstruksi. (Foto: Istimewa).

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI – BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi terus mendorong optimalisasi perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sektor jasa konstruksi. Langkah ini dilakukan mengingat tingginya risiko kecelakaan kerja yang dihadapi para pekerja di lapangan.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi, Ocky Olivia, menegaskan bahwa setiap proyek konstruksi memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan kepada seluruh tenaga kerjanya melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Seluruh proyek konstruksi, baik skala kecil maupun besar, wajib mendaftarkan seluruh tenaga kerjanya dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Hal ini sejalan dengan regulasi nasional yang mewajibkan pemberi kerja memberikan perlindungan atas risiko kerja di lapangan," ujar Ocky.

Menurutnya, pekerja konstruksi menghadapi berbagai potensi risiko selama menjalankan pekerjaan. Karena itu, keberadaan jaminan sosial menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman dan perlindungan bagi pekerja maupun keluarganya.

Dalam program BPJS Ketenagakerjaan, pekerja konstruksi mendapatkan perlindungan melalui Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Kedua program tersebut memberikan manfaat ketika peserta mengalami kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia.

Selain melindungi pekerja, kepatuhan perusahaan dalam mendaftarkan tenaga kerjanya juga dinilai mampu meningkatkan tata kelola usaha yang lebih profesional. "Perlindungan yang jelas dapat membantu mengurangi potensi persoalan hubungan industrial akibat risiko kerja," terangnya.

BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi juga terus memperluas edukasi kepada pelaku jasa konstruksi agar kepesertaan pekerja semakin meningkat. Sosialisasi dilakukan secara berkelanjutan kepada kontraktor, penyedia jasa, hingga pemilik proyek.

Untuk mendukung upaya tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menggandeng berbagai pihak, mulai kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, hingga asosiasi jasa konstruksi di Banyuwangi.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan seluruh pekerja konstruksi dapat memperoleh perlindungan jaminan sosial secara menyeluruh sehingga keselamatan dan kesejahteraan mereka semakin terjamin. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya