SUARA INDONESIA, JEMBER - Pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) terus mendorong percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di Kabupaten Jember, hingga saat ini tercatat sebanyak 207 dapur SPPG telah beroperasi dari target sekitar 400 dapur.
Kepala BGN, Dadan Hindayana menyampaikan, dapur yang telah aktif menjadi langkah awal yang signifikan dalam mewujudkan pemerataan layanan gizi bagi masyarakat. Meski demikian, percepatan pembangunan tetap diperlukan agar target keseluruhan dapat segera tercapai.
“Saya perkirakan akan ada 400 SPPG yang harus dibangun di Jember, dan sekarang yang sudah operasional 207,” ujarnya, saat kunjungan kerja di salah satu SPPG Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026).
Ia menambahkan, keberadaan dapur SPPG memiliki peran penting dalam menjamin kelancaran distribusi program MBG agar dapat menjangkau seluruh penerima manfaat secara merata.
Dalam pelaksanaannya, BGN tentu akan terus melakukan pembinaan pengawasan guna memastikan setiap dapur berjalan sesuai standar. Hal ini terutama berkaitan dengan kepatuhan terhadap petunjuk teknis (juknis) dan standar operasional prosedur (SOP) agar kualitas layanan tetap terjaga.
“Tapi kami juga banyak dibantu oleh masyarakat. Karena masyarakat terbuka untuk memfoto menunya setiap hari,” imbuh Dadan.
Senada dengan Kepala BGN, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung dan mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan optimal.
“Kalaupun ada kekurangan, saya pikir wajar karena ini program besar. Ke depan kami akan bahu-membahu dengan BGN untuk menyukseskan program ini,” ungkapnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Fathur Rozi |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi