SUARA INDONESIA, JEMBER - Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa berkat program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, warga Kabupaten Jember tetap dapat memperoleh layanan berobat gratis meskipun masih memiliki tanggungan di BPJS Kesehatan.
“Utangnya tetap, tapi masih bisa berobat gratis. Itulah bedanya UHC Prioritas dengan yang sebelum-sebelumnya,” ujar Fawait saat berbincang dengan para kader posyandu dalam agenda Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bungadesaku) di Kecamatan Kencong, Jember, Jawa Timur, Jumat (21/11/2025).
Karena itu, ia meminta para kader posyandu, yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi, untuk turut menyosialisasikan program kesehatan gratis tersebut. Dengan demikian, semakin banyak warga Jember, khususnya ibu hamil, tidak lagi takut berobat ke rumah sakit akibat terkendala biaya.
Terlebih, angka kematian ibu dan bayi (AKI dan AKB) di Kabupaten Jember masih terbilang tinggi. Menurut Fawait, diperlukan peran semua pihak untuk menekan angka tersebut, salah satunya dengan menginformasikan program UHC Prioritas secara masif.
“Maka saya mohon kepada Bapak Ibu semuanya, tolong sosialisasikan program UHC ini. Di era Jember Baru, Jember Maju, tidak boleh ada lagi warga Jember yang tidak bisa ke rumah sakit karena faktor biaya. Pokoknya, orang ber-KTP Jember, kalau sakit bisa berobat gratis di seluruh rumah sakit di Indonesia,” tegasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Fathur Rozi |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi