SUARA INDONESIA, JEMBER - Pemerintah Kabupaten Jember meluncurkan program bakti sosial kesehatan bertajuk Gus’e Peduli Kesehatan di tiga rumah sakit milik daerah.
Program ini akan berlangsung hingga September 2025 dan menyediakan berbagai layanan kesehatan secara gratis, mulai dari khitanan massal hingga pemasangan kontrasepsi permanen metode operasi wanita (MOW).
Plt Kepala Dinas Kesehatan Jember, Akhmad Helmi Luqman menjelaskan, program ini merupakan inisiatif dari Bupati Jember bersama Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) bidang kesehatan. Tujuannya adalah meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jember.
“Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mendorong peran serta masyarakat dan memperkuat kolaborasi antar lembaga pemerintah,” ujarnya saat peluncuran program Gus’e Peduli Kesehatan di RSUD dr. Soebandi, Jember, Jawa Timur, Minggu (6/7/2025).
Helmi menyebutkan, terdapat empat jenis pelayanan yang disediakan melalui program ini, yang dilaksanakan di RSUD dr. Soebandi, RSD Kalisat, dan RSD Balung, serta didukung oleh puskesmas aktif di Kabupaten Jember.
“Pelayanan yang diberikan meliputi khitanan massal, operasi katarak, operasi bibir sumbing, dan kontrasepsi permanen metode operasi wanita (MOW),” jelasnya.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan khitanan massal pada 6 Juli 2025 di ketiga rumah sakit tersebut, bertepatan dengan peluncuran program. Selanjutnya, operasi katarak dijadwalkan pada 31 Juli 2025 di RSUD dr. Soebandi dan RSD Kalisat.
Operasi bibir sumbing akan digelar pada 23 Agustus 2025 di RSUD dr. Soebandi, dan terakhir, pelayanan MOW dilaksanakan di RSD Balung pada 19–20 September 2025.
Sementara itu, dr. Ulfa Elfiah dari TP3D bidang kesehatan menyampaikan target peserta masing-masing layanan: khitanan massal sebanyak 200 anak, operasi katarak 150 pasien, operasi bibir sumbing dan langit-langit 30 pasien, serta pelayanan MOW sebanyak 300 peserta.
“Untuk hari ini, peserta khitanan massal yang teregistrasi sebanyak 200 anak, dan yang hadir 195 anak. Rinciannya: 70 anak di RSUD dr. Soebandi, 65 anak di RSD Kalisat, dan 60 anak di RSD Balung,” sebutnya.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, berpesan kepada seluruh penyelenggara agar memastikan pelayanan yang diberikan berjalan optimal, khususnya kegiatan khitanan massal yang tengah berlangsung.
“Pastikan proses penyembuhan anak-anak berjalan hingga benar-benar pulih. Bakti sosial ini harus memberikan dampak nyata, terutama bagi masyarakat kecil,” tegasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Fathur Rozi |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi