SUARA INDONESIA, JEMBER – Menyusul merebaknya varian baru Covid-19 di sejumlah negara, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Langkah pencegahan dini menjadi perhatian utama, meski hingga kini belum ditemukan laporan kasus positif di wilayah Jember.
Kepala Dinas Kesehatan Jember, Hendro Soelistijono, menyatakan bahwa langkah utama pencegahan adalah dengan membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat.
“Seperti rutin mencuci tangan setelah menyentuh fasilitas umum, menggunakan masker di ruang tertutup dan kerumunan, serta bagi penderita flu diharapkan memakai masker dan tidak bersin sembarangan,” ujarnya, Selasa (10/6/2025).
Meski varian baru Covid-19 tengah menjadi sorotan global, Hendro meminta masyarakat tidak panik. Ia menekankan bahwa cakupan vaksinasi di Jember telah mencapai 90 persen.
“Insyaallah, ini membentuk kekebalan massal. Kalaupun ada yang terpapar, gejalanya kemungkinan lebih ringan. Tapi tetap, kita harus waspada,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipatif, Dinkes Jember telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh Puskesmas agar meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi kasus Covid-19 di wilayah masing-masing.
“Kami juga mendorong kader-kader kesehatan untuk aktif mengedukasi masyarakat dan mendorong perilaku pencegahan sejak dini,” tambahnya.
Untuk memperkuat sistem pemantauan, Hendro juga meminta seluruh Puskesmas dan 14 rumah sakit di Jember agar segera melakukan tes swab apabila ditemukan gejala mengarah ke infeksi Covid-19.
“Deteksi dini penting agar tidak terjadi penyebaran tanpa disadari. Diagnosis cepat akan sangat membantu mengendalikan situasi,” pungkasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Fathur Rozi |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi