JEMBER - Nasib malang menimpa Hasanah, warga Dusun Gumuk Segawe, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Pasalnya, Lansia berusia 53 tahun ini menderita penyakit jantung sejak beberapa bulan lalu. Mirisnya, ia tak mampu berobat ke dokter lantaran terkendala biaya.
Hasanah memang tidak tinggal seorang diri. Di rumah yang sederhana, ia hidup bersama anaknya yang sudah menikah.
Hasanah sempat memeriksa kondisinya ke RS beberapa waktu lalu. Biaya yang ia gunakan pun dari hasil bantuan sosial (Bansos) yang diterimanya.
Untuk kebutuhan sehari-hari, Hasanah kadang dibantu oleh tetangganya. Mereka dengan suka rela menyumbangkan beras maupun lainnya untuk dikonsumsi.
Mirisnya, kaki Hasanah saat ini mulai membengkak lantaran efek penyakit jantung yang dideritanya. Bahkan untuk berjalan saja, ia kesulitan dan menggunakan tongkat kayu.
"Dulu ada bantuan dari PKH. Kades juga pernah bantu warung. Tapi gak cukup untuk berobat," ungkap Hasanah.
Saat ini, ia hanya menunggu uluran tangan pemerintah untuk berobat terkait penyakit jantung yang dideritanya.
"Tadinya mau berobat pakai uang Bansos BLT DD. Tapi kemarin saya gak dapat Bansos. Jadi gak bisa berobat," pungkasnya.
Di sisi lain, Kepala Dusun (Kasun) Gumuk Segawe, Riami, ketika dikonfirmasi mengatakan, akan membawa Hasanah ke Puskesmas setempat untuk berobat.
"Kalau ada BPJS, bisa berobat gratis nanti di sana," ucapnya singkat.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Zainul Hasan |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi