JEMBER - Ketua Fraksi PDI Perjuangan Edi Cahyo Purnomo meminta, agar Pemkab Jember bisa maksimal menggandeng media.
Menurut dia, hal itu dimaksudkan agar saat sosialisasi bisa memudahkan dan cepat tersampaikan kepada masyarakat.
"Menggandeng media sangat perlu dan penting ketika posisi genting. Ketika ada yang perlu disosialisasikan bisa cepat tersampaikan ke bawah," ungkap Edi, saat dikonfirmasi Suaraindonesia.co.id, Selasa (01/02/2022) lewat sambungan selulernya.
Menurut Edi, belajar dari kejadian surat pernyataan vaksin anak yang memicu kesalahpahaman, peran media menjadi sangat dibutuhkan.
"Sebagai penyambung lidah, agar masyarakat paham, bagaimana pentingnya vaksin untuk kesehatan dan menjaga imun," ujarnya.
Legislator ini memandang, pers memiliki peran penting terhadap pembangunan Kabupaten Jember.
"Kemaren, kerjasama media di pembahasan antar pimpinan fraksi. Untuk DPRD Jember sendiri, anggarannya melekat pada sekwan," sebutnya.
Pihaknya berkomitmen, akan terus mendorong pihak terkait agar bisa maksimal bekerjasama dengan media untuk sosialisasi program.
"Andaipun nanti anggarannya kecil, akan kita dorong di perubahan agar bisa ditambah," ucapnya.
Pernyataan senada ungkapkan oleh Tabroni Ketua Komisi A DPRD Jember.
Menurutnya, anggaran publikasi di Pemkab Jember sudah besar.
Namun, karena masih turus dilakukan pembenahan dan kepala dinasnya baru terlantik, sehingga masih belum berfungsi maksimal.
"Anggaran kerjasama Pemkab Jember untuk media sudah ada dan besar," sebutnya.
Kendati begitu, pihaknya tidak bisa menyebutkan berapa besaran jumlah anggaran untuk publikasi lewat media massa.
"Itu yang paham komisi B. Nanti, kita tanyakan," tutupnya.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Imam Hairon |
| Editor | : Lutfi Hidayat |
Komentar & Reaksi