SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - Persewangi Banyuwangi sukses meraih kemenangan atas Persid Jember 1-0 di laga kedua babak 32 besar Grup AA Liga 4 Jatim di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Rabu (22/1/2025).
Meski menang tipis atas Persid Jember. Tuan rumah berhasil mengantongi tiga poin untuk tetap menjaga asa ke putaran berikutnya.
Satu-satunya gol dicetak Muhammad Alfian pada menit ke-38. Lewat pergerakan cerdik, striker Persewangi ini memanfaatkan umpan terobosan untuk mencetak gol dengan sepakan kaki kanan yang tak mampu dihalau kiper Persid.
Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil menyerang dengan tensi permainan yang tinggi. Persewangi langsung mencoba mendominasi, sementara Persid bermain sabar dengan mengandalkan serangan balik cepat.
Jual beli serangan terus terjadi sepanjang babak pertama. Persewangi beberapa kali mendapat peluang melalui skema bola mati, namun pertahanan Persid masih cukup solid untuk menggagalkan usaha mereka.
Gol akhirnya tercipta menjelang akhir babak pertama. Aksi individu Alfian yang memanfaatkan celah di pertahanan lawan berhasil membawa Persewangi unggul 1-0. Stadion Diponegoro bergemuruh menyambut gol tersebut.
Memasuki babak kedua, Persid Jember mencoba meningkatkan tekanan. Mereka berkali-kali mengancam melalui kombinasi serangan sayap dan tembakan jarak jauh, tetapi lini belakang Persewangi tetap tangguh.
Di menit ke-78, petaka menghampiri Persid. Bek tengah mereka, Aditya Fidiyanto, diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua. Situasi ini membuat Persid harus bermain dengan 10 orang.
Meski unggul jumlah pemain, Persewangi tidak mengendurkan permainan. Beberapa peluang emas tercipta, namun kurangnya penyelesaian akhir membuat mereka gagal menambah keunggulan.
Persid, meski bermain dengan 10 pemain, tetap memberikan perlawanan sengit. Beberapa kali serangan mereka nyaris membuahkan gol, tetapi kiper Persewangi tampil gemilang dengan penyelamatan-penyelamatan krusial.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Kemenangan ini membuat Persewangi mengoleksi total empat poin karena sebelumnya bermain imbang tanpa gol atas Persesa Sampang.
Sementara ini, klub berjuluk Laskar Blambangan tersebut bertengger di posisi kedua Grup AA putaran 32 besar Liga 4 Jatim, sedangkan di posisi pertama adalah Persebo 1964 Bondowoso.
Pelatih Persewangi, Alex Saununu mensyukuri hasil positif yang didapat dalam pertandingan tersebut. Kendati demikian ia mengaku perlu banyak melakukan evaluasi.
"Secara hasil tentu puas, tapi secara permainan masih perlu ada evaluasi karena ada beberapa kali kebocoran di lini tengah dan itu perlu perbaikan," kata Alex.
Di laga terakhir Grup AA nanti Persewangi bakal menghadapi Persebo 1964 Bondowoso yang kini bertengger sebagai pemuncak klasemen.
Pada laga pamungkas tersebut, Persewangi tidak bisa menurunkan pemain kuncinya karena akumulasi kartu maupun cedera. Beberapa pemain yang tidak bisa dimainkan diantaranya, kapten kesebelasan Anies Mujiono, penyerang sayap Maldini Pali, bek kiri Sandi Maulana Putra dan striker Muhammad Alfian Arfarid.
Oleh karenanya di laga tersebut Persewangi harus berpikir ekstra dengan pemain-pemain yang tersisa.
"Nanti di latihan kita coba dengan pemain-pemain baru. Kalau ingin bisa mengajukan tuan rumah maka kita harus keluar sebagai pemuncak klasemen. Kita tidak menganggap remeh Persebo, kita respek tapi kita juga optimis tetap bisa menang," tegasnya.
Sementara itu, Pelatih Persid Jember, Misnadi Amrizal mengaku timnya sudah berjuang keras dan menampilkan performa terbaiknya. Bahkan bisa mengimbangi permainan Persewangi yang diisi banyak pemain-pemain bintang. Namun hasil akhirnya memang kurang memuaskan.
"Apapun hasilnya harus kita terima, Persewangi juga mainnya bagus. Tim kita juga bisa memberi perlawanan," kata dia.
Menurutnya Persid Jember masih memiliki peluang untuk lolos ke babak selanjutnya. Oleh karenanya di laga terakhir kontra Persesa Sampang timnya akan main lebih all out.
"Kans untuk lolos masih ada, ya mudah-mudahan bisa. Yang penting semuanya tim, pemain tetap kondusif dan fokus," tandasnya.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Muhammad Nurul Yaqin |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi