SUARA INDONESIA, JEMBER- Ajang Jember Wisata Trail (Jawer) yang kembali digelar tahun ini di sekitar lereng Gunung Raung, diharapkan dapat menjadi sarana promosi wisata untuk meningkatkan kunjungan pelancong. Baik domestik maupun mancanegara.
Sebab, para peserta event tersebut berasal dari berbagai daerah. Sedikitnya, ada lima kabupaten sekitar Jember yang turut menjadi peserta penjelajahan dengan jeep dan motor trail tersebut. Mereka akan mengeksplorasi sejumlah destinasi wisata di sekitar lereng Gunung Raung.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember, Bambang Rudianto menjelaskan, sejumlah lokasi wisata yang bakal dieksplorasi itu antara lain Air Terjun 7 Bidadari. Destinasi wisata ala mini akan dibuatkan video vlog oleh peserta, sehingga bisa menjadi ajang promosi ke luar daerah, bahkan luar negeri.
“Kami berharap, kegiatan ini dapat mendongkrak kunjungan wisata dari luar kota. Lokal dan nasional semakin banyak,” jelasnya, usai membuka kegiatan tersebut, Sabtu (21/9/2024).
“Juga diharapkan, pembuatan jalur baru dari destinasi wisata akan memberi multiplier effect secara ekonomi dengan adanya wisatawan yang datang. Goalnya, pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Jember,” imbuhnya.
Menurut Rudi, kegiatan ini juga bernilai edukasi agar tidak membuang sampah sembarangan. Sebab, semua jeep yang ikut di ajang itu disediakan kantong plastic untuk sampah, sehingga tidak ada yang membuang sampah sembarangan di jalan.
“Agenda Jawer ini merupakan event kedua. Setelah tahun lalu sukses. Kini, Jawer 2 kembali hadir dengan mengeksplorasi tempat-tempat wisata di sekitar lereng Gunung Raung,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Jawer Jember, David Handoko Seto menyebut, event ini menjadi ikonnya Pemkab Jember untuk mengembangkan destinasi wisata yang ada di kabupaten setempat.
“Kita tahu di Jember ini ada puluhan, bahkan kalau dihitung ada ratusan destinasi wisata yang belum tergarap,” ungkap David.
Dia menjelaskan, Jawer 2 berlangsung selama dua hari, 21-22 September 2024 yang bekerjasama dengan Pemkab Jember. Start dan finish di Alun-Alun Jember.
Selain menyalurkan hobi, David menambahkan, peserta juga diminta mengeksplorasi wisata yang ada di Kabupaten Jember. Karena salah satu kewajiban peserta, mereka membuat video blog (vlog) di titik-titik wisata yang dinilai bagus.
“Peserta disilakan membuat swafoto yang nanti dikirim ke panitia untuk diundi. Ada hadiah atau doorprize untuk fotogenik terbagus,” jelasnya.
Rute yang ditempuh, David mengungkapkan, mulai dari start ke arah Jelbuk. Kemudian menuju Sumberjambe, lanjut finish di Garahan dan bermalam di PPG Pinus.
“Tahun ini, peserta lebih banyak. Tidak hanya dari Jember, tapi juga dari Banyuwangi, Lumajang, Probolinggo, Bondowoso dan Situbondo. Sehingga diharapkan dapat mengangkat potensi wisata Jember,” tandasnya. (ADV)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Fathur Rozi |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi