SUARA INDONESIA JEMBER

Pjs Bupati Jember Atensi Netralitas ASN, Minta Alat Peraga Sosialisasi Paslon Diturunkan

Aditya (Konten Writer) - 06 October 2024 | 08:10
Advertorial Pjs Bupati Jember Atensi Netralitas ASN, Minta Alat Peraga Sosialisasi Paslon Diturunkan
Pjs Bupati Jember, Imam Hidayat. (Foto: Jemberkab.go.id)

VOICE OF INDONESIA, JEMBER- Banyaknya dugaan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) belakangan ini, mendapat perhatian Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Jember, Imam Hidayat.

Bahkan, sejak awal menjabat Pjs Bupati, ia menghimbau agar seluruh ASN bersikap netral.

Seperti diketahui, sejak memasuki masa kampanye pada 25 September 2024, sejumlah laporan dugaan netralitas masuk ke meja Bawaslu. Baik yang dilakukan penyelenggara maupun ASN. Termasuk pemberitaan masih banyak alat peraga sosialisasi (APS), seperti baliho bergambar warga yang belum diturunkan, padahal hari libur resmi.

Imam Hidayat juga mengeluarkan surat edaran (SE) tentang pengurangan APS, serta netralitas ASN. Dalam SE tersebut, seluruh perangkat pemerintah daerah, camat, kepala desa, dan perangkat desa diminta menjaga netralitas sesuai amanat undang-undang.

Selanjutnya meminta agar seluruh aparatur tidak menggunakan baliho, spanduk atau bentuk lain yang memuat gambar/foto pasangan calon tertentu dalam setiap kegiatan.

Selanjutnya juga meminta agar aparatur pemerintah di seluruh tingkatan mengunduh APS yang berisi tentang program dan capaian kerja yang dicanangkan pemerintah dan menampilkan gambar, serta program Calon Bupati dan Wakil Bupati Jember di seluruh kantor pemerintahan dan fasilitas.

Selanjutnya, meminta seluruh jajaran kecamatan untuk menata baliho, spanduk atau bentuk lain yang dipasang jajaran pemerintah dan memajang gambar, serta acara pasangan calon tertentu di luar kantor dan fasilitas umum lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Sebelumnya, saat berkunjung ke Kantor DPRD Jember, Sabtu 5 Oktober 2024, Imam Hidayat juga menegaskan agar ASN dan seluruh instansi pemerintah harus netral. Hal ini untuk menjamin kelancaran pelaksanaan Pilkada 2024 di kabupaten setempat.

“Kami berharap seluruh ASN di lingkup Pemkab Jember dapat menjaga netralitasnya. Agar pelaksanaan pemilu berjalan lancar, aman, damai dan kondusif,” ujarnya.

Imam juga menegaskan, pihaknya harus berkoordinasi dengan seluruh jajaran, khususnya forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), termasuk kedua paslon, agar pemilu di Jember bisa tetap sejuk dan damai. “Kami akan bersinergi dengan semua pihak untuk memastikan pelaksanaan pemilu berjalan lancar,” tutupnya.

Sebelumnya, sejumlah laporan dugaan pelanggaran netralitas diajukan Tim Kuasa Hukum Paslon Muhammad Fawait dan Djoko Susanto. Mereka melaporkan adanya dugaan pelanggaran jamaah yang dilakukan penyelenggara pemilu di Distrik Jelbuk. Pun, dugaan bias Camat Ambulu setelah mobil dinasnya terekam membawa baliho bergambar petahana. (ADV)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Aditya (Konten Writer)
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya