SUARA INDONESIA, JEMBER - Tak banyak yang tahu, di balik kesejukan udara dan keindahan lanskap Pegunungan Argopuro, tersimpan sebuah kamar tua yang menyimpan jejak sejarah Indonesia. Terletak di lantai dua Hotel Rembangan, Kamar Melati Nomor 1 pernah menjadi tempat beristirahat Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, saat mengunjungi Jember.
Hotel peninggalan Belanda yang berdiri di kawasan puncak Rembangan ini menyuguhkan panorama memesona sekaligus atmosfer historis yang kental. Dari balkon kamar yang menghadap ke arah kota, Bung Karno disebut kerap duduk menikmati pemandangan sambil mengisap cerutu. Kehadiran beliau di tempat itu menjadi bagian dari catatan sejarah yang masih dijaga hingga kini.
“Kami terus berupaya merawat nilai-nilai sejarah hotel ini dan memanfaatkannya sebagai daya tarik wisata,” ujar Ichwan Aziz, salah satu staf Hotel Rembangan, saat ditemui pada Selasa (14/10/2025).
Hingga hari ini, suasana di Kamar Melati Nomor 1 masih dipertahankan seperti aslinya. Dinding kayu jati, lampu dinding bergaya klasik, dan ranjang tua yang pernah digunakan sang proklamator tetap terjaga dengan baik. Tidak hanya menjadi tempat singgah, kamar ini kini menjadi destinasi wisata sejarah yang menarik minat wisatawan pencinta sejarah dan budaya.
Lebih dari sekadar akomodasi, Hotel Rembangan menjelma menjadi ruang memori. Tempat di mana alam dan sejarah berpadu dalam harmoni. Kabut pagi, aroma kopi lokal, dan keheningan khas pegunungan menciptakan suasana kontemplatif yang mengingatkan kita pada masa lalu yang tak boleh dilupakan.
Dengan pelestarian yang konsisten, jejak Bung Karno di Rembangan menjadi simbol penting bahwa warisan sejarah lokal mampu memberi daya tarik tersendiri, tidak hanya bagi warga Jember, tetapi juga wisatawan dari luar daerah. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Fathur Rozi |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi