SUARA INDONESIA, JEMBER — Hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Jember pada Rabu 9 April 2025 sore. Cuaca ekstrem ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan berdampak pada sejumlah wilayah, hingga menyebabkan kerusakan di rumah warga, bangunan instansi dan fasilitas umum.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Widodo Julianto menyampaikan, kejadian tersebut merusak total sembilan rumah warga dan beberapa bangunan lainnya.
“Angin kencang mengakibatkan pohon Trembesi dengan lingkar sekitar 150 cm roboh dan menimpa bangunan Koramil Arjasa. Selain itu, atap rumah warga dan tempat usaha juga banyak yang rusak,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (10/4/2025).
Kerusakan pertama tercatat di Desa Patemon, Kecamatan Pakusari. Sebuah pohon besar tumbang dan menimpa bangunan Koramil Arjasa. Akibatnya, bangunan tersebut mengalami kerusakan ringan, termasuk kanopi parkiran milik Central yang juga rusak.
Di Kecamatan Sumbersari, tiga rumah warga di Dusun Krajan, Kelurahan Wirolegi, turut terdampak. Rumah milik Sholeh (40) rusak cukup parah di bagian atap dan dinding. Genteng sebanyak 100 buah hancur, dan dinding tembok sepanjang enam meter ambruk. Rumah milik Sipul (66) dan Sam (70) juga mengalami kerusakan serupa, terutama di bagian atap.
Tak hanya rumah, fasilitas umum pun tak luput dari terjangan angin. Musala Ar Rahman dilaporkan rusak ringan, sementara warung rujak milik Bu Sri ambruk.
Sementara itu, di Kecamatan Patrang, tepatnya di Lingkungan Baratan Kecil, Kelurahan Baratan, tiga rumah lainnya milik Munarji (63), Fuad (70), dan Kholifah (57) mengalami kerusakan ringan di bagian atap. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Total ada sembilan rumah warga yang terdampak, dua fasilitas umum, dan satu bangunan milik instansi,” jelas Widodo.
BPBD Jember langsung bergerak. Laporan masuk ke Pusdalops sekitar pukul 15.25 WIB. Tim kemudian menuju lokasi, melakukan asesmen, dan menangani pohon tumbang. Seluruh proses penanganan selesai pukul 20.30 WIB.
Saat ini, kondisi lalu lintas di lokasi kejadian sudah kembali normal. Pohon tumbang di depan Koramil juga telah berhasil disingkirkan.
BPBD Jember mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. “Kami minta masyarakat tetap siaga dan segera mencari tempat aman saat hujan disertai angin kencang terjadi,” tambah Widodo.
Penanganan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, PU Provinsi Jatim, relawan, hingga warga setempat. Bantuan untuk warga terdampak pun tengah dipersiapkan untuk didistribusikan. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Fathur Rozi |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi