SUARA INDONESIA JEMBER

Malam Takbiran, Rumah Lansia di Sukowono Jember Roboh Akibat Lapuk

Fathur Rozi - 31 March 2025 | 15:03
Peristiwa Malam Takbiran, Rumah Lansia di Sukowono Jember Roboh Akibat Lapuk
Personel BPBD Jember saat melakukan asesmen rumah roboh di Kecamatan Sukowono. (Foto: BPBD Jember untuk Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, JEMBER – Momen malam takbiran yang seharusnya penuh kebahagiaan justru berubah menjadi duka bagi Juhrani (64), warga Dusun Krajan Timur, Desa Sukowono, Kecamatan Sukowono, Jember. Rumahnya roboh akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk, Minggu (30/3/2024) malam.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu, Juhrani bersama anak dan cucunya berada di dalam rumah ketika bangunan tiba-tiba ambruk. Rumah berukuran 5x9 meter itu mengalami kerusakan berat.

“Bangunan sudah tua dan kayu-kayunya lapuk, sehingga tidak mampu lagi menahan beban,” demikian laporan petugas Pusdalops BPBD Jember yang dikutip, Senin (31/3/2025).

Akibat kejadian ini, Juhrani mengalami luka robek di dahi sepanjang 1 cm. Anak perempuannya, Reni Wildatul (36), mengeluhkan nyeri dada, sementara cucunya, Riski (17), mengalami luka lecet dan nyeri badan. Ketiganya masih mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Saat ini, Juhrani dan keluarganya diungsikan sementara ke rumah saudaranya, Sugiarto. BPBD Jember juga telah menyalurkan bantuan berupa kasur, selimut, makanan siap saji, serta alat kebersihan kepada korban.

Selain itu, koordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya, serta Dinas Sosial juga telah dilakukan untuk tindak lanjut penanganan rumah roboh tersebut.

BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi rumah yang sudah tua, terutama di musim hujan yang disertai angin kencang.

“Kami mengingatkan warga untuk memperhatikan kondisi bangunan rumahnya agar kejadian serupa tidak terulang,” tulis petugas Pusdalops BPBD Jember pada laporan yang sama. 

Hingga saat ini, rumah Juhrani belum diperbaiki. Warga setempat bersama perangkat desa masih berupaya mencari solusi untuk membantu keluarga korban mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Fathur Rozi
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya