SUARA INDONESIA, JEMBER - Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu 26 Maret 2025 sore kemarin.
Peristiwa ini menyebabkan kerusakan di beberapa titik. Sedikitnya empat rumah warga dan satu pondok pesantren dilaporkan mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, peristiwa terjadi antara pukul 14.00 hingga 16.35 WIB. Angin kencang mengakibatkan rumah milik Slamet (65) di RT 03 RW 01, Samriwandi (51) di RT 04 RW 01, serta rumah Fathur (45) di RT 02 RW 02 mengalami kerusakan.
Pondok Pesantren Putri Al-Mu’ien di RT 01 RW 02 juga terdampak cukup parah. Salah satu rumah bahkan tertimpa pohon berdiameter 20 cm yang hingga kini belum dievakuasi.
Kepala BPBD Jember, Widodo Julianto mengungkapkan, pihaknya segera melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan logistik, Kamis (27/3/2025).
“Angin kencang mengakibatkan beberapa rumah warga dan satu pondok pesantren mengalami kerusakan. Kami langsung menyalurkan bantuan untuk membantu warga terdampak,” ujarnya.
Sebagai upaya tanggap darurat, BPBD Jember bersama Muspika Panti, Puskesos, Pemdes Glagahwero, serta warga setempat telah mendistribusikan bantuan berupa empat paket sembako, makanan siap saji, tambahan gizi, 20 bungkus biskuit, selimut, serta dua lembar terpal.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. Selain itu, kami juga mendorong pemerintah kecamatan dan desa untuk melakukan penanganan pascabencana,” tambah Widodo.
Saat ini, cuaca di lokasi kejadian sudah cerah dan tidak ada kendala berarti dalam proses penanganan. Pihak BPBD bersama unsur terkait, terus berkoordinasi guna memastikan pemulihan berjalan dengan baik. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Fathur Rozi |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi