SUARA INDONESIA, JEMBER - Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmen membuka akses selebar-lebarnya bagi investor yang ingin menanamkan modal di daerah. Melalui program Bunga Desaku di Kecamatan Kencong, Jumat-Sabtu (21-22/11/2025), Bupati Jember Muhammad Fawait menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi wilayah selatan harus didorong melalui investasi baru dan penguatan sektor wisata.
“Kami akan memberikan karpet warna pink bagi siapa pun yang ingin berinvestasi di Jember,” ujar Fawait saa berkunjung ke kawasan wisata Dira Kencong, Jumat (21/11/2025).
Ia memastikan pemkab akan mempermudah perizinan, memperkuat layanan publik, serta membuka peluang insentif fiskal bagi investasi strategis.
Menurut bupati yang akrab disapa Gus Fawait, Kencong merupakan salah satu kawasan dengan potensi ekonomi paling menjanjikan di sisi barat dan selatan Kabupaten Jember.
Kehadiran destinasi wisata seperti Pantai Paseban dan kawasan rekreasi yang dikembangkan pengusaha lokal, termasuk Dira Park, terbukti menggerakkan ekonomi warga.
“Sebelum ada Dira, wilayah Jember Barat jarang dikunjungi. Setelah ada investasi itu, orang berdatangan, harga tanah naik, dan produk UMKM mulai terserap,” tutur Gus Fawait.
Ia menilai, efek domino inilah yang perlu diperluas agar wilayah selatan kian tinggal landas dalam pertumbuhan ekonomi kabupaten.
Gus Fawait menyebut, investor lokal seperti Haji Ponimin telah menunjukkan bahwa investasi di daerah non-perkotaan dapat menciptakan peluang kerja, sekaligus meningkatkan nilai aset masyarakat.
Karena itu, ia mendorong pengusaha lain untuk berinvestasi di kawasan yang masih menjadi kantong kemiskinan, termasuk wilayah utara Jember.
Di sela program Bunga Desaku, Bupati juga menyerap aspirasi pelaku usaha mikro, kader posyandu, serta melakukan peninjauan pelayanan kesehatan di Puskesmas Kencong. Namun inti agenda edisi ketujuh ini, tegasnya, adalah memperkuat interaksi tanpa jarak antara pemerintah dan masyarakat serta mendengar langsung kebutuhan ekonomi di lapangan.
“Kami butuh lebih banyak pelaku usaha yang berani membuka peluang di Jember. Pemerintah akan mendukung penuh, termasuk jika dibutuhkan insentif fiskal di titik tertentu,” kata Gus Fawait.
Lebih lanjut, Pemkab Jember berharap Kencong tumbuh sebagai magnet ekonomi baru yang mampu menarik arus modal, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat di wilayah selatan. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Fathur Rozi |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi