Warga dan Ormas Topi Bangsa Datangi DPRD Jember, Kawal Sengketa Tanah vs PT KAI di Jalan Mawar
News
Audiensi Ormas Topi bangsa dan warga Jalan Mawar bersama Komisi A DPRD Jember, Senin (6/1/2024). (Foto: Fathur Rozi/Suara Indonesia)
SUARA INDONESIA, JEMBER - Puluhan massa yang terdiri dari organisasi masyarakat (ormas) Topi Bangsa dan warga Jalan Mawar melakukan audiensi bersama Anggota Komisi A DPRD Jember. Kedatangan mereka untuk mengawal sengketa tanah antara PT KAI dan warga Jalan Mawar.
Ketua Umum Ormas Topi Bangsa, Baiquni Purnomo menyatakan, kedatangan pihaknya bertujuan untuk mengawal kepentingan rakyat banyak.
"Kedatangan kami merupakan upaya untuk mengawal kepentingan rakyat banyak," ujar Baiquni yang akrab dipanggil Gus Baiqun.
Menurut Gus Baiqun, tanah yang sedang diperkarakan oleh PT KAI merupakan tanah milik warga Jalan Mawar. Warga telah menempati tanah tersebut sejak 1930-an, sebelum Indonesia merdeka.
"Salah satu warga, Pak Subandi, lahir pada tahun 1945. Artinya, beliau lebih tua dari negara Indonesia. Sementara PT KAI belum ada, namun tiba-tiba melakukan klaim sepihak," jelas Gus Baiqun kepada awak media, Senin (6/1/2025).
Gus Baiqun menjelaskan, Subandi merupakan generasi ketiga dari keluarganya yang menempati rumah di Jalan Mawar, Kecamatan Patrang, Jember Lor.
"Sejak dulu tidak pernah ada masalah selama beliau menempati rumahnya. Sekarang Pak Subandi diusir keluar dari rumahnya tanpa dasar hukum karena tidak ada putusan pengadilan," terangnya.
Lebih lanjut, Gus Baiqun mengungkapkan, PT KAI tidak memiliki dokumen kepemilikan lahan di Jalan Mawar. Sementara itu, warga telah menempati tanah tersebut sejak 1930-an.
"Tindakan PT KAI merupakan pelanggaran hukum. Ini yang sedang diperkarakan oleh warga Jalan Mawar," tegasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Jember, Tabroni, menyatakan bahwa Komisi A telah memberikan pendampingan kepada warga Jalan Mawar. "Tahapan berikutnya adalah melakukan gugatan perdata kepada PT KAI," ucapnya.
Tabroni akan menyampaikan aspirasi ini kepada pimpinan Komisi dan Pimpinan DPRD Jember. "Tentu kita akan membantu karena ini menyangkut kepentingan rakyat. Sebagai wakil rakyat, kita harus melindungi mereka," pungkasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta |
: Fathur Rozi |
| Editor |
: Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi