Tradisi Bulan Ramadan di Indonesia yang Mengundang Kerinduan
Khazanah
Ilustrasi (Foto: Freepik)
JEMBER- Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah, kedatangannya selalu ditunggu dan disambut dengan penuh suka cita oleh seluruh umat muslim di dunia termasuk di Indonesia.
Berlangsung selama sebulan setiap tahunya, bulan Ramadan identik dengan kebersamaan. Hal itu, kemudian mencipta ragam tradisi-tradisi di masyarakat.
Tradisi-tradis tersebut tidak serta merta hadir di tengah-tengah masyarakat, akan tetapi tumbuh dan diwariskan secara turun temurun oleh nenek moyang terdahulu.
Suaraindonesia.co.id telah merangkum tradisi masyarakat Indonesia di bulan Ramadan yang selalu dirindukan.
1. Salat Tarawih Berjamaah
Pandemi covid-19 membuat banyak pergerakan masyarakat dibatasi, begitu pula saat Ramadan. Salah satunya adalah salat tarawih secara berjamaah. Hal itu tidak hanya sekadar menjalankan sunah Rasulullah, tetapi juga tradisi yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia.
2. Berkeliling Membangunkan Sahur
Masih berlangsung dimalam hari, kegiatan berkeliling membangunkan masyarakat untuk sahur masih menjadi tradisi yang selalu dirindukan setiap bulan ramadan datang. Biasanya saat berkeliling orang-orang akan membawa berbagai alat tabuh, seperti kentongan bambu yang akan diriingi dengan teriakan "sahur" sepanjang jalan.
3. Ngabuburit
Ngabuburit merupakan kegiatan menunggu datangnya waktu berbuka yang biasanya diisi dengan berjalan-jalan santai ataupun berburu takjil yang banyak di jual.
4. Berbuka Puasa Bersama
Buka Bersama (Bukber) juga menjadi salah satu tradisi masyarakat Indonesia saat bulan Ramadah. Kegiatan itu biasa dilakukan bersama para tetangga, teman kelas, kantor, bahkan bisa menjadi alternatif untuk acara reonian.
5. Mudik
Hal yang satu ini seolah menjadi ciri khas tersendiri setiap Ramadan. Meski memiliki banyak pengertian, mudik sendiri memang identik dengan kegiatan pulang ke kampung halaman.
Itulah tadi tradisi-tradisi khas bulan Ramadan, tak hanya unik, kegiatan-kegiatan tersebut juga mencipta rindu di hati masyarakat sehingga membuat bulan penuh berkah itu menjadi benar-benar istimewa. (Ree)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta |
: Redaksi |
| Editor |
: |
Komentar & Reaksi