SUARA INDONESIA JEMBER

Ustaz Adi Hidayat: Rahasia di Balik Do’a Bangun Tidur

Redaksi - 16 February 2022 | 16:02
Khazanah Ustaz Adi Hidayat: Rahasia di Balik Do’a Bangun Tidur
Ustaz Adi Hidayat (Foto: Tangkapan Layar Kanal YouTube Adi Hidayat Official)

JEMBER- Berdo’a kepada Allh SWT merupakan salah satu cara agar aktifitas yang dijalani bernilai ibadah di hadapan-Nya, termasuk do’a yang dibaca saat bangun tidur setiap harinya.

Menurut ustaz Adi Hidayat dalam kajiannya, membaca do’a tidak hanya sebuah ritual yang menjadikan kegiatan sehari-hari bernilai amal saleh. Akan tetapi, ada rahasia-rahasia hidup yang terselip dalam setiap do’a-do’a tersebut. 

“Do’a itu, sekali lagi seperti yang sering saya tegaskan, bukan hanya kalimat yang menjadikan secara formalitas aktifitas menjadi ibadah. Tapi, sekaligus memiliki petunjuk-petunjuk di dalamnya,’ ungkapnya dalam kanal YouTube Adi Hidayat Official.

Itulah yang menyebabkan antara aktifitas satu dengan yang lain berbeda-beda lafaz do’anya. Salah satu contohnya adalah bacaan do’a saat bangun tidur, yang diamalkan oleh Rasulullah SAW. 

Dalam do’a tersebut terdapat petunjuk, agar aktifitas sehari-hari semuanya bernilai ibadah kepada Allah. Dirinya menambahkan bimbingan Allah dapat ditemukan dalam lafaz bacaaannya. 

“Maka kita katakan segala puji bagimu ya Allah, aku bersyukur diberikan kesempatan untuk hidup kembali. Menjalani kehidupan di hari ini, walaupun Engkau bisa mewafatkan aku saat tidur tadi,’ tambahnya.

Tak hanya sampai di situ, ustaz Adi juga mengungkapkan makna di balik kalimat-demi kalimat dalam do’a tersebut merupakan bagian janji yang dibuat oleh seorang hamba kepada Tuhannya.

“Tapi Engkau berikan kesempatan kepadaku, Alhamdulillah ya Allah. Dan aku berjanji ya Allah di hari ini akan mencari bekal yang lebih baik dari sebelumnya, sebagai persiapan untuk kembali kepada-Mu” ungkapnya.

Janji tersebut ada dalam kata nusyur yang memiliki arti menyebar. Maka lanjutnya, setiap kali bangun tidur dan membaca do’anya, di situlah rentetan aktifitas juga segala tempat yang dpijaki hari itu menjadi ladang pahala. 

Hal itu dikarenakan sejak awal sudah diniatkan ibadah kepada Allah lewat bacaan do’a bangun tidur. Sehingga walaupun hari itu usia telah sampai pada takdirnya, lalu meningal dunia, maka dia diwafatkan dalam keadaan beribadah kepada Allah SWT. (Ree)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Redaksi
Editor :

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya