SUARA INDONESIA
Banner

Suporter Sesalkan Minimnya Informasi Jadwal Pertandingan Poprov Jatim 2022

JEMBER- Seorang suporter sepak bola tim Jember Ahmad Kholil Widy menyesalkan, minimnya akses informasi terkait jadwal pertandingan selama Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Poprov Jatim) ke-VII Tahun 2022.

Seperti salah satunya adalah jadwal pertandingan sepak bola, yang digelar di stadion Notohadinegoro, Selasa (27/6/2022).

Awalnya babak delapan besar antara Kabupaten Jember VS Kota Pasuruan tersebut, akan dilaksanakan pukul 13.00 WIB, namun dimajukan ke pukul 11.30 WIB. 

Sementara untuk Kabupaten Banyuwangi VS Kabupaten Pasuruan rencananya dilaksanakan pada pukul 15.15 WIB, kemudian berubah menjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

Hal tersebut membuatnya kecewa, karena tidak dapat menyaksikan pertandingan Jember VS Kota Pasuruan sejak babak pertama.

"Saya tidak tahu kalau ada perubahan jadwal, tidak mendapatkan info itu, ya tahunya tanding jam 13.00 WIB," ungkapnya, saat diwawancarai langsung oleh suaraindonesia.co.id.

Pria yang akrab disapa Widy tersebut merasa, sejauh ini ketersediaan informasi terkait jadwal pertandingan cabang olahraga (Cabor) Poprov Jatim 2022, masih sangat sulit didapatkan dan banyak masyarakat yang tidak mengetahuinya.

"Kami susah loh mencari jadwal pertandingan, padahal kami ingin menonton dan memberikan dukungan kepada para atlet," paparnya. 

Untuk itu, dirinya berharap agar kedepannya, panitia bisa lebih memperhatikan lagi sarana bagi masyarakat yang ingin mengakses informasi mengenai jadwal pertandingan selama ajang Poprov Jatim. 

"Kalaupun ada perubahan jadwal, mohon segera diupdate, agar masyarakat juga tidak bingung dan turut berpartisipasi," tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jember Bobby Arie Sandy sebelumnya telah menjelaskan, masyarakat dapat mengetahui jadwal pertandingan dengan mengunjungi akun instagram resmi Pemkab Jember (@pemkabjember) dan Diskominfo Jember (@kominfojember). 

"Untuk jadwalnya, teman-teman bisa melihat di instagram Pemkab Jember atau Diskominfo Jember," ujarnya. 

Selanjutnya, Ketua Asosiasi Kabupaten PSSI Jember Try Sandi Apriana memaparkan, perubahan jam pertandingan disebabkan karena kondisi stadion Notohadinegoro yang tidak memiliki lampu penerangan. 

Menurutnya, pada babak perempat final, ada kemungkinan pertandingan menghabiskan waktu lebih dari dua jam, apabila terjadi tambahan waktu atau adu penalti. 

Dengan demikian, panitia mengupayakan agar pertandingan dapat selesai maksimal pada pukul 17.00 WIB. 

"Panitia mengantisipasi jika ada penambahan waktu atau adul penalti, jam lima sore saja itu sudah cukup gelap," tandasnya. 


Apa Reaksi Anda?