SUARA INDONESIA
Banner

Kebijakan Tiket Wisata Gratis Disebut Tak Libatkan DPRD Jember

JEMBER- Komis B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember meluapkan kekecewaannya, karena tidak dilibatkan dalam perumusan konsep uji coba tiket wisata gratis.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi B DPRD Jember Siswono, dalam kegiatan rapat dengar pendapat bersmaa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember, Rabu (18/5/2022).

Menurutnya, sudah seharusnya setiap kebijakan yang diambil dalam suatu daerah, untuk hal ini kabupaten, berlandaskan atas keputusan bersama dari pihak eksekutif dan legeslatif.

"Kami sama sekali tidak dilibatkan untuk keputusan itu, dimana letak kolaborasinya kalau begini," katanya.

Tak hanya itu, Siswono juga menyayangkan tidak adanya kajian akademik yang dilakukan untuk memutuskan kebijakan tersebut, sehingga berakibat pada kurangnya persiapan dan ketidak jelasan konsep di lapangan.

"Harusnya, kalau ada seperti ini, dilakukan kajian akademik dulu pak. Bukan langsung main diputuskan begitu saja," ucapnya.

Dirinya menambahkan, meski dapat mengkatrol perekonomian warga setempat, namun keputusan tersebut berimbas pada turunnya pendapatan asli daerah (PAD) Jember, yang seharusnya bisa mengalami peningkatan saat libur lebaran.

"Berapa ratus juta PAD yang seharusnya bisa didapatkan oleh Jember di momen ini dari sektor wisata," paparnya.

Untuk itu, pihaknya meminta agar Disparbud Jember segera melakukan pemetaan dan inovasi, demi mencapai target PAD di tahun ini dan perkembangan sektor pariwisata di Jember.

Sementara itu, Kepala Disparbud Jember Harry Agustrino mengungkapkan, pernyataan tersebut menjadi merupakan sebuah masukan yang sangat luar biasa.

Kedepan pihaknya akan segera melakukan evaluasi untuk seluruh programnya, dengan selalu melibatkan DPRD Jember pada pengambilan keputusan.

"Akan segera kami evaluasi, agar kedepan lebih baik lagi," tandasnya.





Apa Reaksi Anda?